May 18, 2014

Halo Radio

Selamat sore, 

Namanya Halo Radio.

Ruang kecil untuk jual beli, berbagi dan unjuk gigi. Letaknya tepat di sebelah kamar tidur sekaligus meja kerja saya. Waktu pertama kali melihat ruangan ini saya dan kekasih saya langsung terpukau dengan ukurannya, selain jendela-jendel besar yang menghadap ke sebuah kuburan tua di seberang jalan. Karena waktu saya mesti pindah dari tempat sebelumnya, saya memang berencana untuk mencari tempat tinggal yang bisa sekaligus untuk studio kerja dan kumpul bersama teman-teman. Jadi, pas sekali!

Untungnya kami masih memiliki waktu sebulan untuk mempersiapkan tempat baru ini sebelum pindah, sehingga pelan-pelan kami mulai mempersiapkan segala sesuatunya sesuai dengan kemampuan, waktu dan dana yang ada. Salah satu hal yang paling membedakan dengan tempat tinggal saya sebelumnya adalah saya benar-benar merasa tinggal di dalam sebuah rumah tua yang lengkap dengan ruang makan, lemari pendingin, kamar mandi bersama serta kucing-kucing yang nakal; di tempat baru ini saya menempati sebuah kamar yang sudah dilengkapi dengan kamar mandi dalam, tempat tidur besar, meja kerja, dan lemari pakaian plus televisi. Ada dua anjing Beagle di pelatarannya yang selalu dikurung. Oh betapa jauh bedanya!

Benda pertama yang kami beli adalah meja tengah yang nantinya menjadi ruang Halo Radio. Kemudian kursi-kursi bekas untuk duduk yang masih kurang banyak, plus dua kursi untuk nonton televisi permintaan kekasih saya. Di saat yang sama kita juga membuat sebuah lemari pajang untuk buku-buku yang tidak sengaja kita lihat waktu sedang membeli kursi-kursi bekas. Konsepnya adalah menggabungkan sebuah meja telpon bekas dengan memberi undakan kayu diatasnya untuk tempat memajang buku-buku bekas dan jurnal daur ulang yang akan kami jual nanti. Sebelumnya kami berusaha memaksimalisasi perabot yang diberikan oleh pemilik rumah, namun karena ukuran dan modelnya tidak pas dengan keinginan kami, akhirnya kami lebih banyak menggunakan perabot kami sendiri juga. Tidak apa, karena memang kami lebih senang seperti ini.

Hari ini Halo Radio masih jauh dari beres karena kami masih belum juga selesai memilah barang, menyimpannya dengan baik dan rapih serta masih mencari tempat pajang dan penyimpanan yang pas ukuran dan harganya. Tentunya kami mencari yang bekas saja karena selanjutnya akan kami modifikasi sendiri, tapi tahukah Anda betapa mahalnya lemari kayu jati bekas sekarang?

Sekian dulu cerita tentang Halo Radio hari ini. Tunggu kabar dan foto-foto selanjutnya ya!

Ika

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...